Dear my blog..
Terimakasih sudah setia menunggu untuk ku tulis kembali, terima kasih menjadi sahabat setia yang selalu menjadi pendengar yang baik di setiap ceritaku.
Well, Thanks GOD, Alhamdulillaah,, tanggal 10 April kemarin saya dinyatakan lulus sidang tesis dengan nilai sangat baik. Setelah berkutat dengan tesis, tidur tak nyenyak setiap malam, cuti kerja, subhanalloh usahaku berakhir dengan baik. Lebih tepatnya sekarang nyaris, belum benar2 berakhir karena saya masih harus menyelesaikan revisi, dan hardcover. Setidaknya kesabaran saya sudah mulai berbuah.
Mungkin ini akan jadi cerita yang sangat panjang, namun terimakasih banyak untuk yang menyempatkan waktu untuk membaca coret-coretan ini.
Perjuanganku menggarap tesis pertama adlah mencari tempat penelitian. Berhubung konsentrasi studi saya adalah manajemen pariwisata , maka saya harus meneliti yang berhubungan dengan pariwisata. Teman-teman dan kakak kelas saya sudah banyak mengangkat mengenai tempat wisata. Untuk itu, saya berkeinginan untuk mengambil salah satu segmen yang tidak kalah pentingnya dengan tempat wisata, yaitu transportasi, khususnya adalah Bus Pariwisata. Saya mencari tempat penelitian lumayan berat, karena masih banyak perusahaan yang menutup diri untuk mengizinkan para peneliti memelajari perusahaannya. Salah satu nya adalah perusahaan Bus Pariwisata yang berada di daerah Jakarta Timur. Setelah melakukan pengajuan membawa surat keterangan penelitian dan mengajukan proposalnya. 2 minggu digantung keputusan. setelah ditunggu-tunggu, si PT tersebut tidak mau menerima saya untuk penelitian di perusahaan mereka, mereka bilang data yang diambil confidensial. sangat disayangkan padahal saya meneliti untuk kebaikan mereka juga.
Kemudian tidak sampai disitu perjuangan saya, dengan tanpa putus asa saya mencari lagi, perusahaan yang mau diteliti. Usahaku di bayar oleh Allaah di salah satu perusahaan BUMN yang berada tidak jauh dari tempat saya tinggal.
Dilanjutkan dengan penyempurnaan proposal dan akhirnya pengajuan kolokium pada tanggal 22 Oktober 2013. Alhamdulillahh,,, meskipun banyak sekali pertanyaan killer hehehhe, tapi saya berhasil one step ahead dengan nilai yang Alhamdulillah sangat baik!!! lalala yeyeyeee...
Beberapa bulan berlalu tesis jalan ditempat karena pengumpulan data yang sangat lama. Akhirnya selesai juaaaa, dan pada tanggal 10 April 2014, saya dinyatakan lulus dan mendapatkan gelar MM :)
heheheh , rasanya dag dig dug tidak karuan, sebelum dan sesudahnya (mungkin efek tegang) sampai nggak bisa tidur sampai pagi.
Saya sangat bersyukur mendapat anugerah yang luar biasa dari Allah. Nikmat mana lagi yang kau dustakan?
Subhanalloh, tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan bisa mencapai semua ini. Salah satu orang yang beruntung ini harus bisa mengamalkan ilmu karena semua yang kita dapatkan akan dipertanggungjawabkan. Semoga apa yang saya dapatkan dapat saya bagi dan bermanfaat untuk orang lain. AAMIIN..
di bawah ini adalah foto saat saya sidang kolokium, diabadikan oleh Kak ramon :))) hehehe surprised
kemudian foto setelah sidang kolokium bersama tim cheerleader..
foto saat sidang Tesis.. xixixix
Narsis dan selfieee setelah sidang bersama tim cheerleaderr :* dan coba perhatikan foto yang terakhir, ada siapaaa cowok yang nyempil? hihiiiiii
That's right, Mr.Kim
Kemudian dilanjutkan refreshing ke salah satu restoran bernuansakan penjara, ada mas yadi n mas danang maaf ga ada potonya, kan anda potograpernya hhheeee..
Puji Syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan ksempatan kepadaku, anugrah dan ilmu yang tak dapat dibayar dengan uang karena sangat mahal harganya, terimakasih ats cinta yang Kau berikan, Terimakasih Kau anugrahkan orang-orang yang mencintai aku dan tulus serta sahabat-sahabat terbaik yang Kau kirimkan kepadaku..Ridhoi dan berkahilah semua yang aku lakukan Rabb. Aamiin
Special thanks to MAMA dan BAPAK kalianlah guru dan dosen terbaik yang pernah ada. membantu dan memotivasi sepenuh hati, tulus dan rela berkorban demi anak-anaknya. Meski mereka bukan Professor, mereka adalah The Best Lecturer Ever in My Life :) love uu
Special Thanks juga utk Prof. Dr. Thomas Suyatno yang selalu menyemangati saya, memberi pinjaman buku-buku saktinya. Bu Ina Djamhur atas masukan dan sentilannya sehingga Tesis saya sempurna. Thakss soo muchhh ! :*
Untuk Mas puput, Gora Adita utra, S.Kom orang special yang selalu support, motivasi dan selalu menjadi pendengar yang baik. Terimakasih juga untuk cintanya... Tsaaaahh .hehehhe :p
Untuk Sahabat-sahabatku, Kak Ramon, makasih bimbingannya saran dan motivasinya, dan selalu mengingatkan ku saat malas bergerak hehehehhe
Mba dewi thanks banget selalu jadi pendengar yang baik untuk berkeluh kesah
Mba rella yang selalu support dan motivasi.
Thanks girls, udah jadi cheerleader aku di momen kolokium dan sidang tesis.... BFF :*
Thanks ka ramon atas dokumentasinya hehehehe :))
You're All the best
Thanks untuk Pak dedi, Pak Giman(Mr Kim) yang senantiasa sabar aku tanya-tanya dan bantu semua nyaaa
Thanks for PBU Batch IX untuk waktu-waktu yag kita lalui bersama, mas yadi, mas danang, mba lucia, astrinda...
will miss u All, sampe ketemu di wisuda!! :*
Minggu, 20 April 2014
Jumat, 06 Desember 2013
one hand love is still exist now...
aku ada didekatmu, tapi kau tak tau apa isi hatiku.
aku hanya bisa memandangmu dan meresapi perasaanku itu sendiri tanpa bisa memilikimu.
aku hanya berharap kau bisa merasakannya.
tak perlu kuungkapkan lagi mengapa kita tak bisa bersama.
kita berdua sudah lebih dahulu mengetahuinya.
aku hanya bisa merasakan perasaanku lebih dalam saat ku didekatmu.
kulemparkan canda dan senyum khas yang menggambarkan perasaanku.
dengan asa kau membalas perasaanmu juga.
meski itu juga menjadi sebuah rahasia diri kita sendiri.
aku sudah bahagia merasakannya tanpa memberitahukan dirimu.
dan kini aku mengerti apa arti cinta tidak selalu memiliki.
meski kau tidak memiliki perasaan yang sama terhadapku.
aku takkan kecewa.
aku menikmati cinta bertepuk sebelah tanganku.
ini lucu tapi aku tak bisa mengelak akan perasaanku.
tapi pada kenyataannya aku seringkali mengelak.
mengira apa yang kurasakan hanyalah sebuah lelucon yang akan segera berlalu.
tapi sekian waktu berlalu ternayat rasa itu masih ada.
namun kini aku tak ingin menghilangkannya.
biarlah ini menjadi rahasia hatiku.
tanpa ada orang yang tahu.
selamanya.......... :)
aku hanya bisa memandangmu dan meresapi perasaanku itu sendiri tanpa bisa memilikimu.
aku hanya berharap kau bisa merasakannya.
tak perlu kuungkapkan lagi mengapa kita tak bisa bersama.
kita berdua sudah lebih dahulu mengetahuinya.
aku hanya bisa merasakan perasaanku lebih dalam saat ku didekatmu.
kulemparkan canda dan senyum khas yang menggambarkan perasaanku.
dengan asa kau membalas perasaanmu juga.
meski itu juga menjadi sebuah rahasia diri kita sendiri.
aku sudah bahagia merasakannya tanpa memberitahukan dirimu.
dan kini aku mengerti apa arti cinta tidak selalu memiliki.
meski kau tidak memiliki perasaan yang sama terhadapku.
aku takkan kecewa.
aku menikmati cinta bertepuk sebelah tanganku.
ini lucu tapi aku tak bisa mengelak akan perasaanku.
tapi pada kenyataannya aku seringkali mengelak.
mengira apa yang kurasakan hanyalah sebuah lelucon yang akan segera berlalu.
tapi sekian waktu berlalu ternayat rasa itu masih ada.
namun kini aku tak ingin menghilangkannya.
biarlah ini menjadi rahasia hatiku.
tanpa ada orang yang tahu.
selamanya.......... :)
Kamis, 21 November 2013
KONSEP CEMBURU VERSI SAYA :)
Cemburu... Curiga.. Penasaran.. Kalau seperti lagu, kamu dimana dengan siapa semalam berbuat apa. hahhah
Well malem ini saya mau bahas, tentang rasa cemburu...
Menurut saya, rasa cemburu juga bakat alamiah manusia. Karena baik anak kecil, remaja, dewasa, hingga yang tua pun, pasti memiliki rasa cemburu. Porsi yang dimiliki setiap orang berbeda-beda. hmmm.. sebenarnya sih lebih ke kemampuan mengendalikan perasaan. Perasaan cemburu karena merasa memiliki, karena terlalu cinta, atau karena takut kehilangan.
Bukti bahwa setiap orang punya rasa cemburu, misalnya seperti ini. anak kecil cemburu karena ibunya menggendong anak kecil lain yang bukan dirinya, si kakak cemburu dengan adiknya, atau cemburu karena temannya lebih sering bermain dengan teman lainnya. Anak remaja yang sedang berada pada tahap pubertas, mulai menyukai lawan jenis cemburu jika yang disukai dekat dengan orang yang lain. Pacar saling mencemburui atau istri cemburu pada teman suami dan sebaliknya. Di situasi dan arti yang lainnya lagi, sering terjadinya kecemburuan sosial dalam masyarakat.
Anyway.. Semua pasti pernah merasakan cemburu kan?
Definisi konseptual saya mengenai cemburu adalah suatu perasaan yang timbul ketika kita mencintai sesorang dengan tulus. Perasaan cemburu lahirnya dari hati, begitu juga rasa cinta.
Bisa dibilang bahwa yang tidak pernah cemburu berarti tidak cinta. Karena cemburu adalah tanda cinta. cemburu yang norak dan ga wajar barulah tidak sehat.
Cemburu ada beberapa tingkatan, tingkatan yang paling tinggi adalah cemburu buta, yang destruktif dan biasanya disertai dengan tindakan emosional yang tidak masuk logika. Kita jangan sampai menjadi pencemburu destruktif. Karena justru bisa membahayakan suatu hubungan. Karena bukan mengartikan tanda cinta malah justru pasangan akan merasa tidak dipercayai dan bayang-bayang kecurigaan akan main jelas dan akhirnya menyulut pertengkaran.
Kalo bagi syaa sendiri saya adalah tipe pencemburu, tapi saya selalu menahan diri agar tidak menjadi destruktif. Saya selalu menekankan kepada teman dekat bahwa saya tipe pencemburu dan jangan melakukan tindakan-tindakan yang kira-kira mencurigakan karena bisa jadi menyulut emosi, selain itu saya juga mengendalikan emosi dan perasaan saya. Artinya ada pengendalian dari kedua belah pihak.
Jika anda merasa memiliki rasa cemburu yang tinggi terhadap orang terdekat anda, maka yang perlu dilakukan adalah:
1. Bicarakan dari hati ke hati dengan pasangan anda tentang perasaan cemburu anda
2. Jangan malu meminta maaf. meminta maaflah atas rasa cemburu anda, baik pesanagn tersebut suka atau pun tidak yang terpenting minta maaflah , karena kita pasti mengganggu pikirannya
3. Saling mempercayai. karena pondasi dari suatu hubungan adalah saling percaya. Jika tak saling percaya untuk apa dipertahankan
4. Berilah pengertian kepada pasangan anda bahwa rasa cemburu anda adalah karena perasaan sayang anda yang begitu dalam
5. Minta bantuannya untuk membantu mengingatkan anda ketika anda sudah mulai memanas
6. Pasrahkan pada Tuhan. sesungguhnya jodoh di tangan Tuhan, Jika dia jodoh anda dia pasti akan kembali lagi pada Anda
7. Percayalah bahwa pasangan anda benar-benar mencintai anda, maka ia tidak akan menyakiti anda.
8. Berpikir positif dan lakukan hal yang menyenangkan
9. Percayalah Tuhan akan berikan jodoh terbaik dan jodoh itu adalah yang setia pada Anda. jadi tidak perlu khawatir
10. Cepatlah menikah untuk yang belum menikah. Ikatan akan membuat anda sedikit tenang, meski tidak sepenuhnya menghilangkan rasa cemburu.
Semoga tips-tips di atas bermanfaat................ :)
Well malem ini saya mau bahas, tentang rasa cemburu...
Menurut saya, rasa cemburu juga bakat alamiah manusia. Karena baik anak kecil, remaja, dewasa, hingga yang tua pun, pasti memiliki rasa cemburu. Porsi yang dimiliki setiap orang berbeda-beda. hmmm.. sebenarnya sih lebih ke kemampuan mengendalikan perasaan. Perasaan cemburu karena merasa memiliki, karena terlalu cinta, atau karena takut kehilangan.
Bukti bahwa setiap orang punya rasa cemburu, misalnya seperti ini. anak kecil cemburu karena ibunya menggendong anak kecil lain yang bukan dirinya, si kakak cemburu dengan adiknya, atau cemburu karena temannya lebih sering bermain dengan teman lainnya. Anak remaja yang sedang berada pada tahap pubertas, mulai menyukai lawan jenis cemburu jika yang disukai dekat dengan orang yang lain. Pacar saling mencemburui atau istri cemburu pada teman suami dan sebaliknya. Di situasi dan arti yang lainnya lagi, sering terjadinya kecemburuan sosial dalam masyarakat.
Anyway.. Semua pasti pernah merasakan cemburu kan?
Definisi konseptual saya mengenai cemburu adalah suatu perasaan yang timbul ketika kita mencintai sesorang dengan tulus. Perasaan cemburu lahirnya dari hati, begitu juga rasa cinta.
Bisa dibilang bahwa yang tidak pernah cemburu berarti tidak cinta. Karena cemburu adalah tanda cinta. cemburu yang norak dan ga wajar barulah tidak sehat.
Cemburu ada beberapa tingkatan, tingkatan yang paling tinggi adalah cemburu buta, yang destruktif dan biasanya disertai dengan tindakan emosional yang tidak masuk logika. Kita jangan sampai menjadi pencemburu destruktif. Karena justru bisa membahayakan suatu hubungan. Karena bukan mengartikan tanda cinta malah justru pasangan akan merasa tidak dipercayai dan bayang-bayang kecurigaan akan main jelas dan akhirnya menyulut pertengkaran.
Kalo bagi syaa sendiri saya adalah tipe pencemburu, tapi saya selalu menahan diri agar tidak menjadi destruktif. Saya selalu menekankan kepada teman dekat bahwa saya tipe pencemburu dan jangan melakukan tindakan-tindakan yang kira-kira mencurigakan karena bisa jadi menyulut emosi, selain itu saya juga mengendalikan emosi dan perasaan saya. Artinya ada pengendalian dari kedua belah pihak.
Jika anda merasa memiliki rasa cemburu yang tinggi terhadap orang terdekat anda, maka yang perlu dilakukan adalah:
1. Bicarakan dari hati ke hati dengan pasangan anda tentang perasaan cemburu anda
2. Jangan malu meminta maaf. meminta maaflah atas rasa cemburu anda, baik pesanagn tersebut suka atau pun tidak yang terpenting minta maaflah , karena kita pasti mengganggu pikirannya
3. Saling mempercayai. karena pondasi dari suatu hubungan adalah saling percaya. Jika tak saling percaya untuk apa dipertahankan
4. Berilah pengertian kepada pasangan anda bahwa rasa cemburu anda adalah karena perasaan sayang anda yang begitu dalam
5. Minta bantuannya untuk membantu mengingatkan anda ketika anda sudah mulai memanas
6. Pasrahkan pada Tuhan. sesungguhnya jodoh di tangan Tuhan, Jika dia jodoh anda dia pasti akan kembali lagi pada Anda
7. Percayalah bahwa pasangan anda benar-benar mencintai anda, maka ia tidak akan menyakiti anda.
8. Berpikir positif dan lakukan hal yang menyenangkan
9. Percayalah Tuhan akan berikan jodoh terbaik dan jodoh itu adalah yang setia pada Anda. jadi tidak perlu khawatir
10. Cepatlah menikah untuk yang belum menikah. Ikatan akan membuat anda sedikit tenang, meski tidak sepenuhnya menghilangkan rasa cemburu.
Semoga tips-tips di atas bermanfaat................ :)
Rabu, 20 November 2013
Menyerahlah untuk menang!
Terkadang banyaknya kepala menjadi hambatan pula untuk sebuah rencana. Visi dan Misi juga berbeda pada setiap kepala. Dalam sebuah organisasi perbedaan pendapat pasti ada, bagaimana kita saling menghargai saja. Namun, apabila suatu gagasan yang telah hampir direalisasikan tidak berjalan sesuai dengan rencana kita karena perbedaan visi dan misi apa yang akan kita lakukan?
Sebagai makhluk individu kita memiliki ego masing-masing. Ingin dihargai, digunakan pendapatnya, ingin mendominasi. Itu adalah sifat asasi yang kita miliki. Namun, sebagai makhluk sosial kita juga tidak bisa berdiri sendiri. Anggap saja kita ingin menyebrangi sungai untuk mencapai tempat yang kita tuju, namun belum ada jembatan yang menghubungkan. Tentu kita tidak bisa mmbuat jembatan itu sendirian kan ?
Kita harus sabar menghadapi keragaman pendapat. Jika emosi kita mulai meningkat maka, ikhlaskanlah hati untuk sadar bahwa setiap kepala memiliki perbedaan.Yang peling penting kita tidak boleh down, tetap semangat, Meski kita punya tujuan bersama, tujuan pribadi jangan dilupakan. Visi Misi hidup sukses juga harus kita upayakan untuk pribadi. Karena semangat dan visi kita dengan orang lain tidak sama tajamnya. Jangan lupa pula kita juga terus menyemangati rekan satu tim untuk saling bekerjasama.
Galilah potensi diri sendiri ddan lakukan apa yang menjadi passion kita. Jika belum ditemukan, maka carilah terus. coba semua hal agar kita bisa mendapatkan kuncian diri kita. semangat mencari kuncian dan selalu berusaha untuk sukses.
Jangan menyerah untuk kalah tapi menyerahlah untuk menang!
Sebagai makhluk individu kita memiliki ego masing-masing. Ingin dihargai, digunakan pendapatnya, ingin mendominasi. Itu adalah sifat asasi yang kita miliki. Namun, sebagai makhluk sosial kita juga tidak bisa berdiri sendiri. Anggap saja kita ingin menyebrangi sungai untuk mencapai tempat yang kita tuju, namun belum ada jembatan yang menghubungkan. Tentu kita tidak bisa mmbuat jembatan itu sendirian kan ?
Kita harus sabar menghadapi keragaman pendapat. Jika emosi kita mulai meningkat maka, ikhlaskanlah hati untuk sadar bahwa setiap kepala memiliki perbedaan.Yang peling penting kita tidak boleh down, tetap semangat, Meski kita punya tujuan bersama, tujuan pribadi jangan dilupakan. Visi Misi hidup sukses juga harus kita upayakan untuk pribadi. Karena semangat dan visi kita dengan orang lain tidak sama tajamnya. Jangan lupa pula kita juga terus menyemangati rekan satu tim untuk saling bekerjasama.
Galilah potensi diri sendiri ddan lakukan apa yang menjadi passion kita. Jika belum ditemukan, maka carilah terus. coba semua hal agar kita bisa mendapatkan kuncian diri kita. semangat mencari kuncian dan selalu berusaha untuk sukses.
Jangan menyerah untuk kalah tapi menyerahlah untuk menang!
Selasa, 19 November 2013
Pengharapan dalam Keresahan..
Dua bulan lagi, saya berusia 23 tahun. Itu berarti saya seharusnya benar-benar telah menjadi wanita dewasa, dalam segi perbuatan, perkataan, dan pemikiran. Sudah mulai melangkah lebih jauh dalam karier dan menapaki puncak kesuksesan bagi saya sendiri. Saat ini saat dimana saya sedang merenung berpikir dalam dan lebih dalam, sudahkah impian saya terwujud. Jawabnya adalah belum.
Saat ini saya sepertinya sedang merasa rapuh tapi saya tidak ingin mengatakan bahwa saat ini saya sudah gagal dalam melangkah. Saya masih berada dalam semangat yang berkobar, namun entah peran apa yang sedang saya jalani. seringkali hati ini merasa begitu gundah atas apa yang sedang saya jalani di kehidupan saya. Saya merasa belum bisa membahagiakan orangtua saya dan adik-adik saya. Sebagai anak pertama saya belum memberikan kebanggan yang besar kepada orang tua. baik dalam hal sikap saya ataupun karir saya. Seringkali saya merasa masih bersikap kekanakan dengan usia saya saat ini. Saya masih susah mengendalikan emosi. dan terkadang masih larut dalam kesedihan dalam waktu yang lama.
Saat ini saya berperan sebagai anak sulung dari 3 bersaudara dimana saya adalah satu-satunya anak perempuan. Saya seorang mahasiswi Magister Managemen Pariwisata, yang sedang dalam proses akhir mengutak atik huruf demi huruf pada keyboard laptop. Saya juga mengajar sebagai dosen tidak tetap di universitas saya dahulu dan menjadi guru bimbingan belajar. Saya juga melakukan kegiatan lain seperti berwirausaha dengan teman-teman satu visi dan sedang berjuang menapaki arti dari seorang enterpreneur. dan belajar bagaimana bisa sukses dalam bisnis.
Namun, saya masih merasa belum mengoptimalkan potensi yang saya punya dan saya masih ingin mencari banyak hal yang saya ingin tahu. Saya masih merasa belum menjadi seseorang. Dimana saya mendapati kepuasan dalam diri dan bisa melakukan apa saja untuk pengembangan diri. Saya saat ini seperti sedang mengais-ngais hati dan pikiran saya. Dimana seharusnya saya berada saat ini dan dimana sebenarnya apa yang saya inginkan apa yang saya mau agar saya bisa merasa semua energi dan potensi saya gunakan dengan optimal.
Semoga Tuhan beri petunjuk atas apa yang saya rasakan saat ini dan beri solusi terbaik untuk kehidupan saya saat ini dan mendatang. Semoga saya bisa mengisi kekosongan jiwa ini dan mendapatkan hal tebaik dari apa yang saya usahakan.
Saya masih terus mencari meski harus jatuh bangun, saya kan terus mencari meski jarak yang ditempuh tidak dekat, dengan segenap energi saya, saya akan pasti mendapatkan KUNCI dari Jatidiri dan Kesuksesan saya. Aamiin...
Saat ini saya sepertinya sedang merasa rapuh tapi saya tidak ingin mengatakan bahwa saat ini saya sudah gagal dalam melangkah. Saya masih berada dalam semangat yang berkobar, namun entah peran apa yang sedang saya jalani. seringkali hati ini merasa begitu gundah atas apa yang sedang saya jalani di kehidupan saya. Saya merasa belum bisa membahagiakan orangtua saya dan adik-adik saya. Sebagai anak pertama saya belum memberikan kebanggan yang besar kepada orang tua. baik dalam hal sikap saya ataupun karir saya. Seringkali saya merasa masih bersikap kekanakan dengan usia saya saat ini. Saya masih susah mengendalikan emosi. dan terkadang masih larut dalam kesedihan dalam waktu yang lama.
Saat ini saya berperan sebagai anak sulung dari 3 bersaudara dimana saya adalah satu-satunya anak perempuan. Saya seorang mahasiswi Magister Managemen Pariwisata, yang sedang dalam proses akhir mengutak atik huruf demi huruf pada keyboard laptop. Saya juga mengajar sebagai dosen tidak tetap di universitas saya dahulu dan menjadi guru bimbingan belajar. Saya juga melakukan kegiatan lain seperti berwirausaha dengan teman-teman satu visi dan sedang berjuang menapaki arti dari seorang enterpreneur. dan belajar bagaimana bisa sukses dalam bisnis.
Namun, saya masih merasa belum mengoptimalkan potensi yang saya punya dan saya masih ingin mencari banyak hal yang saya ingin tahu. Saya masih merasa belum menjadi seseorang. Dimana saya mendapati kepuasan dalam diri dan bisa melakukan apa saja untuk pengembangan diri. Saya saat ini seperti sedang mengais-ngais hati dan pikiran saya. Dimana seharusnya saya berada saat ini dan dimana sebenarnya apa yang saya inginkan apa yang saya mau agar saya bisa merasa semua energi dan potensi saya gunakan dengan optimal.
Semoga Tuhan beri petunjuk atas apa yang saya rasakan saat ini dan beri solusi terbaik untuk kehidupan saya saat ini dan mendatang. Semoga saya bisa mengisi kekosongan jiwa ini dan mendapatkan hal tebaik dari apa yang saya usahakan.
Saya masih terus mencari meski harus jatuh bangun, saya kan terus mencari meski jarak yang ditempuh tidak dekat, dengan segenap energi saya, saya akan pasti mendapatkan KUNCI dari Jatidiri dan Kesuksesan saya. Aamiin...
Minggu, 29 September 2013
aku dan kamu pantaskah menjadi kita?
Aku tak tahu mengapa berkali-kali pertengkaran di antara
kita selalu terjadi. Aku tak mengerti apa salahku dan salahmu yang selalu
menghasilkan adu argumen tanpa mengerti situasi. Inikah kita yang awalnya
selalu merasa memiliki kesamaan? Benarkah semua sifat egois yang selalu meledak
setiap kali kita mempertahankah pendapat?
Ada batu yang sangat keras di kepalamu dan di kepalaku. Ada aliran sungai yang begitu deras pada tutur kataku dan tutur katamu. Mengapa kita tak pernah lelah untuk mencari masalah? Mengapa aku dan kamu selalu senang menyelami jurang perbedaan?
Kita selalu merasa paling dewasa. Kita selalu merasa paling tahu apa yang ada di dunia. Keegoisan yang membuncah liar itu...
amarah yang tak terkendali itu...
seperti ada iblis yang memporak-porandakan isi otak kita. Sehingga tak ada kata yang tersaring dalam omongan kita.
Ah... mengapa kita masih saja saling menyakiti jika kita memang saling mencintai?
Benarkah aku dan kamu telah dewasa? Jika kita masih butuh air mata untuk mencerna semua yang sulit kita mengerti. Benarkah aku dan kamu sangat siap menyatu menjadi kita? Meredam segala ego dan kemunafikan yang ada.
Sebenarnya apa yang ada di labirin otakmu dan labirin otakku? Adakah kita memikirkan kelanjutan yang sedang kita jalani ini?
Mungkin... benar kalau kita masih berjiwa bocah. Kita masih mencoba untuk dewasa. Kita masih mencoba untuk berubah. Peralihan yang paling sulit adalah saat anak ingusan menciumi titik kedewasaan.
Jiwamu dan jiwaku masih terlalu lemah untuk mengerti segala hal yang disediakan dunia. Mataku dan matamu masih terlalu lelah untuk menatap segala kemungkinan yang ada.
Awalnya, kita selalu berbicara tentang kesamaan dalam diri kita. Tapi, saat pertengkaran tercipta, kita malah mengungkit perbedaan yang turut menjadi penumpang gelap dalam pelayaran kita. Inikah cara orang dewasa menyelesaikan perkara yang ada?
Yakinkah kamu bahwa kita telah dewasa?
Aku benci ketika kita selalu saling menyalahkan...
mencari kambing hitam dari setiap permasalahan. Aku benci ketika emosi dalam diriku dan dirimu menjadi begitu dominan saat kita tak mampu berbicara dengan kepala dingin. Aku benci! Sangat amat benci ketika kita berlaku seperti anak TK yang berebut naik perosotan di taman bermain. Bukankah kamu selalu bilang kita telah dewasa? Bukankah kita selalu berusaha bertingkah dewasa ketika bahkan kita tak mampu selalu berpura-pura menjadi dewasa.
Bukan salahku juga bukan salahmu. Ini persoalan kita!
Kita yang belum siap mengerti dan menekuni arti cinta yang sesungguhnya.
Ini persoalan kesiapan! Kesiapan untuk menghadapi apapun yang mengganggu langkah dan perpindahan kita.
Mungkin... kita masih terlalu dini untuk mengerti apa yang terjadi. Kita masih terlalu kecil untuk mengetahui rencana besar yang Tuhan selipkan dalam pertemuan kita.
Mungkin, ini bisa jadi salahku, yang selalu tak mengerti jalan pikiranmu, yang tak terlalu memahami ucapan bibirmu.
Mungkin juga ini salahmu, yang selalu memikirkan segala hal dengan logika, yang selalu mencerna banyak hal hanya dengan persepsimu.
Dan, kemungkinan berikutnya... ini salah kita.
Kita yang tak mampu menahan amarah. Kita yang masih belum mengerti arti bersabar yang sesungguhnya.
Ini bukan yang pertama. Ini terjadi entah-sudah-berapa-kali. Tapi, aku dan kamu selalu memutuskan untuk kembali. Aku dan kamu selalu memutuskan untuk kembali menjadi kita.
Ini seperti siklus pertemuan dan perpisahan yang sulit ditebak waktu dan kronologinya. Perpisahan yang terucap hanyalah pertemuan yang tertunda.
Layaknya perpisahan, pertemuan yang tercipta hanyalah perpisahan yang bisa terjadi kapanpun.
Jika berkali-kali kita mengucap kata perpisahan, salahkah jika kita mengharapkan kembali sebuah pertemuan?
Ada batu yang sangat keras di kepalamu dan di kepalaku. Ada aliran sungai yang begitu deras pada tutur kataku dan tutur katamu. Mengapa kita tak pernah lelah untuk mencari masalah? Mengapa aku dan kamu selalu senang menyelami jurang perbedaan?
Kita selalu merasa paling dewasa. Kita selalu merasa paling tahu apa yang ada di dunia. Keegoisan yang membuncah liar itu...
amarah yang tak terkendali itu...
seperti ada iblis yang memporak-porandakan isi otak kita. Sehingga tak ada kata yang tersaring dalam omongan kita.
Ah... mengapa kita masih saja saling menyakiti jika kita memang saling mencintai?
Benarkah aku dan kamu telah dewasa? Jika kita masih butuh air mata untuk mencerna semua yang sulit kita mengerti. Benarkah aku dan kamu sangat siap menyatu menjadi kita? Meredam segala ego dan kemunafikan yang ada.
Sebenarnya apa yang ada di labirin otakmu dan labirin otakku? Adakah kita memikirkan kelanjutan yang sedang kita jalani ini?
Mungkin... benar kalau kita masih berjiwa bocah. Kita masih mencoba untuk dewasa. Kita masih mencoba untuk berubah. Peralihan yang paling sulit adalah saat anak ingusan menciumi titik kedewasaan.
Jiwamu dan jiwaku masih terlalu lemah untuk mengerti segala hal yang disediakan dunia. Mataku dan matamu masih terlalu lelah untuk menatap segala kemungkinan yang ada.
Awalnya, kita selalu berbicara tentang kesamaan dalam diri kita. Tapi, saat pertengkaran tercipta, kita malah mengungkit perbedaan yang turut menjadi penumpang gelap dalam pelayaran kita. Inikah cara orang dewasa menyelesaikan perkara yang ada?
Yakinkah kamu bahwa kita telah dewasa?
Aku benci ketika kita selalu saling menyalahkan...
mencari kambing hitam dari setiap permasalahan. Aku benci ketika emosi dalam diriku dan dirimu menjadi begitu dominan saat kita tak mampu berbicara dengan kepala dingin. Aku benci! Sangat amat benci ketika kita berlaku seperti anak TK yang berebut naik perosotan di taman bermain. Bukankah kamu selalu bilang kita telah dewasa? Bukankah kita selalu berusaha bertingkah dewasa ketika bahkan kita tak mampu selalu berpura-pura menjadi dewasa.
Bukan salahku juga bukan salahmu. Ini persoalan kita!
Kita yang belum siap mengerti dan menekuni arti cinta yang sesungguhnya.
Ini persoalan kesiapan! Kesiapan untuk menghadapi apapun yang mengganggu langkah dan perpindahan kita.
Mungkin... kita masih terlalu dini untuk mengerti apa yang terjadi. Kita masih terlalu kecil untuk mengetahui rencana besar yang Tuhan selipkan dalam pertemuan kita.
Mungkin, ini bisa jadi salahku, yang selalu tak mengerti jalan pikiranmu, yang tak terlalu memahami ucapan bibirmu.
Mungkin juga ini salahmu, yang selalu memikirkan segala hal dengan logika, yang selalu mencerna banyak hal hanya dengan persepsimu.
Dan, kemungkinan berikutnya... ini salah kita.
Kita yang tak mampu menahan amarah. Kita yang masih belum mengerti arti bersabar yang sesungguhnya.
Ini bukan yang pertama. Ini terjadi entah-sudah-berapa-kali. Tapi, aku dan kamu selalu memutuskan untuk kembali. Aku dan kamu selalu memutuskan untuk kembali menjadi kita.
Ini seperti siklus pertemuan dan perpisahan yang sulit ditebak waktu dan kronologinya. Perpisahan yang terucap hanyalah pertemuan yang tertunda.
Layaknya perpisahan, pertemuan yang tercipta hanyalah perpisahan yang bisa terjadi kapanpun.
Jika berkali-kali kita mengucap kata perpisahan, salahkah jika kita mengharapkan kembali sebuah pertemuan?
LAGI LAGI RUMPUT TETANGGA LEBIH HIJAU
DEAR, bloggers..
Seringkali kita selalu mengeluh atas apa yang terjadi pada diri kita. Itulah ujian sebagai manusia. Kita tak pernah bersyukur atas nikmat yang Tuhan berikan kepada kita. Mungkin seringkali kita dengan sadar atau tidak sadar, tidak senang dengan kesenangan orang lain, dan sebaliknya, bahagia melihat kesedihan orang lain. Bahasa kerennya, "ngepoin orang" adalah hal-hal yang sering kita lakukan hanya untuk menguji, apakah orang lain lebih beruntung dari kita..Astaghfirullah.. mudah-mudahan kita selalu bisa menjaga diri kita agar tidak menjadi orang yang kufur nikmat.
Mudah-mudahan tidak ada penyikapan yang negatif. Berikut ini adalah mungkin penyikapan yang tepat ketika kita melihat rumput tetangga terlihat lebih hijau.
1. Mungkin rumput kita lebih hijau, sama hijau dari rumput tetangga, karena kita memandangnya dari jauh.
Bulan begitu indah ketika malam datang, ia tampak bersinar dan bercahaya, sampai pula kita terkagum-kagum olehnya. sebenarnya jika dilihat dari dekat, bulan adalah padang yang tandus yang penuh dengan lubang-lubang karena meteor. Semuanya akan jelas bila dilihat dari dekat, mungkin kita baru akan tersadar bahwa rumput kita bisa jadi lebih hijau ataupun sama hijaunya.
2. Mungkin rumput kita lebih hijau, atau sama hijau dari rumput tetangga, tetapi rumput tetangga terlihat lebih hijau karena ketamakan dan kurangnya rasa syukur pada diri kita.
Rasulullah pernah bersabda “Sekiranya Anak Adam mempunyai sebuah lembah emas , niscaya dia akan meminta tambah satu lagi. Sekiranya dia telah mempunyai dua lembah emas, niscaya dia akan meminta lagi. Tidak akan puas kantong mulut seseorang kecuali jika sudah penuh dengan tanah” (dalam Jami’ ash-Shaghir karya Suyuthi).
Inilah manusia, sifat yang tak pernah puas.. mudah-mudahan kita selalu terhindar dari sifat buruk tersebut ya.
3. Boleh saja rumput tetangga lebih hijau dari kita, Memangnya kenapa?
Tidak ada yang salah jika rumput tetangga memang lebih hijau. Tuhan telah memberikan dengan adil kepada semua makhluknya atas rejeki yang diberikan. Allah memberikan kita kelebihan dan kekurangan dengan porsi yang sama. Lalu apa lagi yang dikhawatirkan, sesungguhnya jika kita mau bersyukur, kita akan lebih nikmat menjalani hidup ini dengan apa yang telah Allah berikan kepada kita.
4. Rumput tetangga terlihat lebih hijau karena rumputnya dicat oleh pemiliknya.
Kadang kala ada orang yang seleranya melompat dari kemampuannya. Seleranya berada di kebutuhan tersier, sedangkan kemampuannya berada di kebutuhan primer. Dan orang tersebut memaksakan diri meraih apa yang ia selerakan. Sehingga terlihat lah ia parlente, dan mewah. Keadaannya palsu. Hijau rumputnya adalah karena cat, bukan hijau alami.
Jadi, jangan buru-buru takjub lah terhadap orang yang kehidupannya terlihat mewah.
5. Alhamdulillah, rumput tetangga lebih hijau. Saya ikut senang.
Rasulullah bersabda, “Tidak beriman seseorang dari kamu sehingga ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri” (HR Bukhari-Muslim) Maka melihat saudaranya seiman memiliki nikmat yang lebih, seharusnya sikap seorang mukmin seperti apa yang telah Allah ceritakan dalam Al-Qur’an tentang kaum Anshor, “ …Dan mereka (Anshor) tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan…” (QS 59 : 9)
6. Rumput tetangga yang lebih hijau memberi motivasi bagi diri saya.
Seharusnya rumput tetangga yang lebih hijau dapat memberikan motivasi kepada kita untuk meraih apa yang kita cita-citakan demi ridho Allah swt. bukan menjadi sumber kedengkian dan iri hati.
7. Rumput tetangga memang lebih hijau, tapi dibanding tetangga yang lain, alhamdulillah rumput saya masih lebih hijau
Dalam urusan akhirat, kita seharusnya melihat ke atas, tetapi dalam urusan dunia, lihat lah ke bawah. Kalau kesyukuran itu hadir karena perbandingan, maka seharusnya kita lebih banyak bersyukur kepada Allah, karena masih banyak yang tidak seberuntung kita.
8. Biarkan saja rumput tetangga lebih hijau, karena orientasi saya adalah surga dan keridhoan Allah, bukan rumput.
Ya, seharusnya orientasi seorang mukmin adalah surga dan keridhoan Allah. Allah berfirman, “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS 3 : 14)
Maka seharusnya seorang mukmin sibuk menghijaukan rumput surganya daripada mengurusi hijaunya rumput tetangganya
Mudah-mudahan bermanfaat. See yaa :D
Seringkali kita selalu mengeluh atas apa yang terjadi pada diri kita. Itulah ujian sebagai manusia. Kita tak pernah bersyukur atas nikmat yang Tuhan berikan kepada kita. Mungkin seringkali kita dengan sadar atau tidak sadar, tidak senang dengan kesenangan orang lain, dan sebaliknya, bahagia melihat kesedihan orang lain. Bahasa kerennya, "ngepoin orang" adalah hal-hal yang sering kita lakukan hanya untuk menguji, apakah orang lain lebih beruntung dari kita..Astaghfirullah.. mudah-mudahan kita selalu bisa menjaga diri kita agar tidak menjadi orang yang kufur nikmat.
Mudah-mudahan tidak ada penyikapan yang negatif. Berikut ini adalah mungkin penyikapan yang tepat ketika kita melihat rumput tetangga terlihat lebih hijau.
1. Mungkin rumput kita lebih hijau, sama hijau dari rumput tetangga, karena kita memandangnya dari jauh.
Bulan begitu indah ketika malam datang, ia tampak bersinar dan bercahaya, sampai pula kita terkagum-kagum olehnya. sebenarnya jika dilihat dari dekat, bulan adalah padang yang tandus yang penuh dengan lubang-lubang karena meteor. Semuanya akan jelas bila dilihat dari dekat, mungkin kita baru akan tersadar bahwa rumput kita bisa jadi lebih hijau ataupun sama hijaunya.
2. Mungkin rumput kita lebih hijau, atau sama hijau dari rumput tetangga, tetapi rumput tetangga terlihat lebih hijau karena ketamakan dan kurangnya rasa syukur pada diri kita.
Rasulullah pernah bersabda “Sekiranya Anak Adam mempunyai sebuah lembah emas , niscaya dia akan meminta tambah satu lagi. Sekiranya dia telah mempunyai dua lembah emas, niscaya dia akan meminta lagi. Tidak akan puas kantong mulut seseorang kecuali jika sudah penuh dengan tanah” (dalam Jami’ ash-Shaghir karya Suyuthi).
Inilah manusia, sifat yang tak pernah puas.. mudah-mudahan kita selalu terhindar dari sifat buruk tersebut ya.
3. Boleh saja rumput tetangga lebih hijau dari kita, Memangnya kenapa?
Tidak ada yang salah jika rumput tetangga memang lebih hijau. Tuhan telah memberikan dengan adil kepada semua makhluknya atas rejeki yang diberikan. Allah memberikan kita kelebihan dan kekurangan dengan porsi yang sama. Lalu apa lagi yang dikhawatirkan, sesungguhnya jika kita mau bersyukur, kita akan lebih nikmat menjalani hidup ini dengan apa yang telah Allah berikan kepada kita.
4. Rumput tetangga terlihat lebih hijau karena rumputnya dicat oleh pemiliknya.
Kadang kala ada orang yang seleranya melompat dari kemampuannya. Seleranya berada di kebutuhan tersier, sedangkan kemampuannya berada di kebutuhan primer. Dan orang tersebut memaksakan diri meraih apa yang ia selerakan. Sehingga terlihat lah ia parlente, dan mewah. Keadaannya palsu. Hijau rumputnya adalah karena cat, bukan hijau alami.
Jadi, jangan buru-buru takjub lah terhadap orang yang kehidupannya terlihat mewah.
5. Alhamdulillah, rumput tetangga lebih hijau. Saya ikut senang.
Rasulullah bersabda, “Tidak beriman seseorang dari kamu sehingga ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri” (HR Bukhari-Muslim) Maka melihat saudaranya seiman memiliki nikmat yang lebih, seharusnya sikap seorang mukmin seperti apa yang telah Allah ceritakan dalam Al-Qur’an tentang kaum Anshor, “ …Dan mereka (Anshor) tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan…” (QS 59 : 9)
6. Rumput tetangga yang lebih hijau memberi motivasi bagi diri saya.
Seharusnya rumput tetangga yang lebih hijau dapat memberikan motivasi kepada kita untuk meraih apa yang kita cita-citakan demi ridho Allah swt. bukan menjadi sumber kedengkian dan iri hati.
7. Rumput tetangga memang lebih hijau, tapi dibanding tetangga yang lain, alhamdulillah rumput saya masih lebih hijau
Dalam urusan akhirat, kita seharusnya melihat ke atas, tetapi dalam urusan dunia, lihat lah ke bawah. Kalau kesyukuran itu hadir karena perbandingan, maka seharusnya kita lebih banyak bersyukur kepada Allah, karena masih banyak yang tidak seberuntung kita.
8. Biarkan saja rumput tetangga lebih hijau, karena orientasi saya adalah surga dan keridhoan Allah, bukan rumput.
Ya, seharusnya orientasi seorang mukmin adalah surga dan keridhoan Allah. Allah berfirman, “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS 3 : 14)
Maka seharusnya seorang mukmin sibuk menghijaukan rumput surganya daripada mengurusi hijaunya rumput tetangganya
Mudah-mudahan bermanfaat. See yaa :D
Langganan:
Postingan (Atom)







